You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI akan Tempatkan Alat Berat Pengangkut Sampah di Ciliwung
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

DKI akan Tempatkan Alat Berat Pengangkut Sampah di Ciliwung

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok dan Kabupaten Bogor untuk menempatkan alat berat mengangkut sampah di Kali Ciliwung.

Kami diminta menurunkan alat berat di perbatasan Depok dan Bogor

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, penempatan alat berat itu untuk menghadang sampah yang terbawa hanyut dari Bogor dan Depok.  

"Kami diminta menurunkan alat berat di perbatasan Depok dan Bogor. Kita segera akan kodinasi dengan kabupaten setempat," ujarnya, Senin (30/11).

Kali KBT Cilincing Dipenuhi Sampah

Dikatakan Isnawa, pihaknya juga diminta lakukan pemetaan lokasi di Kali Ciliwung yang bisa ditempatkan alat untuk menghadang sampah. Selanjutnya, sampah yang ditahan oleh alat penyaring akan diangkat dan dibawa dengan truk Dinas Kebersihan.

"Mungkin akan kita pasang sekat untuk menahan sampah. Kalau memang dibutuhkan, kita akan bantu dengan alat berat," kata Isnawa.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama menegaskan, bila memang dibutuhkan, Dinas Kebersihan bisa meminjam alat-alat berat milik Dinas Tata Air. Apalagi, menurut Basuki, banyak diantara alat berat Dinas Tata Air belum dimaksimalkan penggunaannya.

"Kalau memang kurang pakai punya Tata Air. Selama ini kan Tata Air keluhkan kurang truk sehingga alatnya tidak bisa maksimal kerja," ucap Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati