You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jl Percetakan Negara Diusulkan Dibangun Taman
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Jl Percetakan Negara Diusulkan Dibangun Taman

Pasca ditertibkan, diusulkan Jalan Percetakan Negara 1, Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat, dibangun taman. Hal ini untuk mencegah adanya warga kembali memanfaatkan lokasi untuk membangun bangunan liar.

Kawasan ini sejajar rel panjangnya 3,5 kilometer, kita usulkan agar dibangunkan taman bunga

"Kawasan ini sejajar rel panjangnya 3,5 kilometer, kita usulkan agar dibangunkan taman bunga," pinta Yenita (32), warga Kelurahan Johar Baru, Selasa (1/12).‎

Wakil Camat Johar Baru, Yassin Pasaribu mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat, untuk segera membangun lokasi tersebut menjadi jalur hijau.

Hutan Kota dan RTH di Jaktim Dipasangi Lampu Sorot

"Kita sih maunya ditata, lokasinya ditinggikan dan ditanami bunga agar bisa digunakan untuk sejumlah aktivitas warga," kata Yassin.

Menurut Yassin, jika sudah dibangunkan taman, maka masyarakat sudah ada kesepakatan untuk melakukan perawatan. Perlunya lokasi untuk melakukan aktivitas positif dianggap perlu mengingat kawasan Johar Baru terbilang padat penduduk.

"Secepatnyalah dari instansi terkait untuk menata lokasi ini. Kalau tidak, ditakutkan nanti digunakan warga membangun bangunan liar," ujar Yassin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati