You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
400 Petugas Gabungan Tertibkan Tanah Abang Hari Ini
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

400 Petugas Bakal Tertibkan Kawasan Tanah Abang

Sebanyak 400 petugas gabungan akan kembali menertibkan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (2/12). Pengerahan ratusan petugas gabungan ini untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar yang membuat semrawut kawasan tersebut.

Saya bangga karena tidak ada lagi petugas yang menertibkan secara arogan

"Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada seluruh jajaran satpol pp, dishubtrans dan seluruh intansi terkait lain yang sudah terus menyatu dalam melaksanakan tugas di lapangan," ujar Mangara Pardede, Wali Kota Jakarta Pusat saat apel penertiban kawasan Tanah Abang, Rabu (2/12).

Dikatakan Mangara, penertiban yang terus dilakukan bukanlah untuk menyengsarakan masyarakat melainkan untuk mewujudkan kota Jakarta yang tertib, aman dan nyaman.

Ahok Tidak akan Toleransi PKL Tanah Abang

"Saya bangga karena tidak ada lagi petugas yang menertibkan secara arogan, kita menindak pelanggaran harus tetap dengan sopan dan santun," katanya.

‎Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Yadi Rusmayadi menambahkan, sebanyak 400 personel dikerahkan untuk melakukan penertiban hari ini. Sasarannya, sejumlah titik yang memang menjadi lokasi parkir dan PKL liar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye941 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye923 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati