You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 25 Anak Usia Dini Belajar Pemadaman Kebakaran
photo Izzudin - Beritajakarta.id

Siswa PAUD Dikenalkan Alat Pemadam

Transfer ilmu untuk penanganan bencana sudah bisa dilakukan sejak dini kepada anak-anak. Puluhan peserta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) KAKA, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diperkenalkan cara pemadaman api.

Kami menggunakan bahasa anak-anak supaya lebih mengerti pemadaman kebakaran

Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Hesti Utami mengatakan, ada 25 anak yang mendapat pengenalan awal pemadam kebakaran.

"Memang sudah ditargetkan untuk pengenalan cara pencegahan kebakaran," katanya, Rabu (2/12).

14 Rumah Kontrakan Terbakar, 3 Terluka

Menurutnya, mereka juga dikenalkan alat pemadam ringan (Apar) yang digunakan untuk pemadaman, seperti selang pemadaman untuk menyemprot. Pihaknya mengatakan memperkenalkanya melalui bahasa yang mudah dimengerti oleh anak-anak. "Kami menggunakan bahasa anak-anak supaya lebih mengerti pemadaman kebakaran," tuturnya.

Hesti menambahkan, untuk pengenalan kepada anak-anak, pihaknya telah menerima permohonan kunjungan dari berbagai sekolah di Jakarta, Bekasi, Tangerang dan Depok. "Mereka agresif banyak yang menanyakan soal pemadaman. Kami jadwalkan setiap hari ada anak-anak yang belajar pemadaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2040 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1010 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye907 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye902 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye786 personFakhrizal Fakhri