You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Empat Plang Penunggak Pajak di Kebayoran Lama Dicopot
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Empat Plang Penunggak Pajak di Kebayoran Lama Dicopot

Sebanyak empat plang penunggak pajak di empat lokasi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dicopot Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Kebayoran Lama, Selasa (8/12). Pencopotan dilakukan setelah pengelola empat tempat yang dipasang plang membuat pernyataan akan melunasi tunggakan pajak.

Kemarin ada enam lokasi yang kami pasang plang pengumuman penunggak pajak dan empat plang kami copot hari ini setelah mereka berjanji akan membayar

Kepala UPPD Kebayoran Lama, Dedyanto mengatakan, empat lokasi yang plang pajaknya dicopot yakni di Jalan Ciputat Raya, Bukit Golf Utama, Sultan Iskandar Muda dan Jalan Biduri Bulan.

"Kemarin ada enam lokasi yang kami pasang plang pengumuman penunggak pajak dan empat plang kami copot hari ini setelah mereka berjanji akan membayar, " kata Dedyanto, Selasa (8/12).

Plang Tunggak Pajak di Menara Kuningan Dicopot

Dikatakan Dedyanto, di empat lokasi tersebut telah menunggak pajak dengan nilai sebesar Rp 3,464 miliar.

"Empat lokasi ini menunggak sejak 2013, 2014 dan 2015, maka mereka hanya membayar pokoknya saja, sedangkan dendanya dihapus," ujarnya.

Ditambahkan Dedyanto, jika sampai tanggal 31 Desember mendatang dua wajib pajak yang masih dipasang plang belum melunasi pajaknya maka akan dikenakan denda sesuai aturan yang berlaku.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6782 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6147 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1272 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati