You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jalan Sudirman Arah Blok M Ada Lubang
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Waspada Lubang di Jl Jenderal Sudirman

Bagi Anda pengguna kendaraan, khususnya roda dua tampaknya harus berhati-hati dan ekstra waspada saat melintas di Jl Jenderal Sudirman, khususnya dari arah Bundaran HI menuju Blok M. Sebab, di ruas jalan tersebut terdapat lubang cukup besar dan membahayakan pengguna kendaraan.

Itu sudah pernah kami perbaiki, mungkin penutupnya rusak atau jebol lagi. Segera kami perbaiki

Lubang selebar satu meter dengan panjang 300 meter itu berada tepat di depan gedung Summitmas dan merupakan lubang saluran air tanpa penutup. Saat ini di dekat lokasi sudah diletakan satu MCB sebagai penanda bagi siapa saja yang melintas.

Wandi (32), salah satu tukang ojek yang kerap mangkal tak jauh dari lokasi lubang saluran air itu menuturkan, sudah sekitar satu Minggu lubang tersebut dibiarkan tanpa penutup sehingga sangat membahayakan pengguna kendaraan, khususnya roda dua.

Warga Lubang Buaya Keluhkan Jalan Rusak

"Kalau orang tidak tahu atau lagi meleng bisa kejeblos, apalagi cuma ditandai plastik oranye mana ada kekuatan buat nahan," keluhnya, Rabu (9/12).

Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Selatan, Agustio Ruhuseto mengatakan, pihaknya sudah pernah memperbaiki lubang saluran tersebut. Namun kini penutupnya sudah tidak berada di tempat.

"Itu sudah pernah kami perbaiki, mungkin penutupnya rusak atau jebol lagi. Segera kami perbaiki," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati