You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakbar Dinilai Gagal Tata PKL Asemka
photo Folmer - Beritajakarta.id

Kawasan Asemka Masih Dipenuhi PKL

Pedagang kaki lima (PKL) masih memenuhi  kawasan Pasar Asemka. Padahal mereka sudah tiga kali ditertibkan. Akibat menjamurnya PKL, wilayah tersebut tambah semrawut.

Tapi, apa daya mereka masih membandel dan balik lagi ke sana

Pantauan Beritajakarta.com, kesemrawutan kawasan Asemka sudah terlihat mulai di Jalan Pintu Kecil I, Asemka, hingga ke Jalan Perniagaan. Di tiga ruas jalan tersebut, PKL masih mengusai sejumlah trotoar sehingga mendorong munculnya parkir liar.

Kondisi itu membuat jalanan yang seharusnya bisa dilalui dua kendaraan roda empat menjadi hanya bisa dilewati satu mobil.

12 Lapak PKL di Maphar Ditertibkan

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Irwandi mengakui, pihaknya telah berupaya menata PKL di kawasan Asemka secara secara maksimal.

Penataan ratusan PKL di kawasan Asemka dilakukan dengan direlokasi ke kawasan Pasar Perniagaan dan Pasar Mitra.

"Tapi, apa daya mereka masih membandel dan balik lagi ke sana," ujar Irwan saat ditemui wawrawan usai peresmian Festival Kuliner di kawasan CNI, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (10/12).

Namun, tegas Irwandi, pihaknya akan menggelar tindakan yang lebih keras dan tegas dalam penataan kawasan Asemka. 'Tidak ada ampun lagi. PKL di Asemka akan kita tertibkan, namun kami masih meminta izin dari Gubernur DKI," tegasnya.

Irwandi menuturkan, penataan PKL ibarat lingkaran setan, sama seperti banjir. "Penataan PKL harus terukur dan tepat. Ini akan saya lakukan setelah Pak Gubernur sudah setuju," ucap Irwandi.

Irwandi menambahkan, pihaknya juga meminta warga agar tidak melakukan transaksi dengan PKL di pinggir jalan.

"Kalau sesuai amanat Peraturan Daerah (Perda) nomer 8 tahun 2007 tentang penertiban umum (tibum), warga yang membeli barang dari PKL di tempat terlarang juga bisa dikenakan sanksi," tandas Irwandi. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6868 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5677 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3368 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2126 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1894 personAnita Karyati