You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI-Perum PPD Siapkan MoU Rupiah Per Kilometer Transjabodetabek
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI-Perum PPD Siapkan MoU Rupiah Per Kilometer Transjabodetabek

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI  bersama Perum Pengangkutan Djakarta (PPD) tengah menyiapkan Memorandum Of Understanding (MoU) pemberian subsidi rupiah per kilometer terhadap bus aglomerasi Transjabodetabek.

Dua hari lalu kami rapat mengenai hal ini dengan berbagai pihak dan sudah ada kejelasan terkait penandatangan MoU

Direktur Utama Perum PPD, Putu Yasa mengatakan, kesepakatan rencana sistem pembayaran r‎upiah per kilometer antara Pemprov DKI pada armada bus Transjabodetak semakin jelas dan mengerucut.

"Dua hari lalu kami rapat mengenai hal ini dengan berbagai pihak dan sudah ada kejelasan terkait penandatangan MoU untuk rencana pembayaran rupaih per kilometer Transjabodetabek," katanya, Kamis (10/12).

Perum PPD Kaji Operasional 78 Bus Transjabodetabek

Pihaknya, kata Putu, selaku operator bus Transjabodetabek menyambut‎ baik rencana ini. Mengingat, Perum PPD memang berharap ada dukungan subsidi dari pemerintah daerah yang wilayahnya dilalui Transjabodetabek.

"Saat ini sedang tahapan penjajakan pembuatan draft MoU-nya. Kita siapkan perangkat hukumnya seperti apa. Termasuk ketentuan berapa besaran tarif per kilometernya. Setelah baru kita bisa masuk ke Perjanjian Kerja Sama (PKS)," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, besaran sistem tarif rupiah per kilometer‎ yang akan diajukan nantinya tidak akan berbeda jauh dengan tarif para operator di PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

"Nanti akan ada nilai riilnya seberapa besar, ada gaji supir juga supaya jangan sam‎pai di bawah standar. Tetapi itu semua juga melihat Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP). Ada acuannya di sana, lihat kondisi dari busnya juga," tukasnya.

Pande berharap, sistem pembayaran tarif rupiah per kilometer pada Transjabodetabek yang dikelola pihaknya dapat dilaksanakan di akhir Desember 2015 atau awal Januari 2016 mendatang agar masyarakat bisa menikmati tarif murah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

    access_time02-02-2026 remove_red_eye1410 personBudhy Tristanto
  2. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1387 personAnita Karyati
  3. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye1002 personDessy Suciati
  4. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye820 personFakhrizal Fakhri
  5. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye764 personDessy Suciati
close