You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jaktim dan Kepolisian Intensifkan Koordinasi Pengawasan RPH
photo Nurito - Beritajakarta.id

Awasi RPH, Pemkot & Polisi akan Bentuk Satgas Khusus

Untuk mencegah merebaknya penjualan daging ayam tiren (mati kemarin) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur berencana membentuk satuan tugas khusus (Satgasus) .

Kita bekerjasama dengan Pemkot Jakarta Timur, khususnya Sudin KPKP dan Sudin Kesehatan

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Umar Faroq mengatakan, satgas khusus ini akan melakukan pengawasan dan penertiban terhadap rumah pemotongan hewan (RPH) yang ada di wilayah Jakarta Timur.

"Kita bekerjasama dengan Pemkot Jakarta Timur, khususnya Sudin KPKP dan Sudin Kesehatan, kalau perlu akan kita buat satgas, karena ini menjelang Natal dan Tahun Baru, tentu konsumsi makanan ini, seperti ayam meningkat," kata Umar, Selasa (15/12).

Sidak Ayam Tiren Diintensifkan di Jakpus

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Husein Murad menambahkan, pihaknya selama ini rutin melakukan operasi pasar. Namun, jika ditemukan pelanggaran, masyarakat diminta melapor untuk segera ditertibkan.

"Kalau ada hal yang melanggar aturan atau tidak sesuai, laporkan, kita tertibkan. Kita punya tim keamanan pangan, baik itu tiren, makanan yang mengandung zat-zat berbahaya, kita selalu melakukan pengawasan. Kita punya rumah potong unggas atau hewan, seluruh pemotongan itu harusnya di RPH, kalau mereka melakukan di luar itu selalu kita tertibkan," tutur Husein.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1203 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1193 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye998 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye957 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye864 personBudhi Firmansyah Surapati