You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tiga Hari Pencarian Korban Tenggelam Belum Ditemukan
photo Suparni - Beritajakarta.id

Pencarian Korban Tenggelam di Pulau Seribu Dilanjutkan

Pencarian Cecep Sulaiman (20), warga Bandung yang menjadi korban hilang akibat tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Pelangi, Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara dilanjutkan kembali, Rabu (16/12).

Hari ini kita akan menyisir ke arah Pulau Pramuka, Pulau Belanda dan Pulau Papatheo

Cecep merupakan anak buka kapal (ABK) KM Tidung Ekspress.

Lurah Pulau Harapan, Angga Saputra mengatakan, hari ini pihaknya bersama tim gabungan Polsek Kepulauan Seribu Utara, Kantor Penanggulangan Bencana Kabupaten (KPBK) Kepulauan Seribu, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP), dan tim penyelam akan kembali melakukan penyisiran ke beberapa pulau.

Hendak Menolong ABK, Wisatawan Tewas

"Hari ini kita akan menyisir ke arah Pulau Pramuka, Pulau Belanda dan Pulau Papatheo. Mudah-mudahan cuaca mendukung," ujarnya, Rabu (16/12).

Menurutnya di hari kedua kemarin, tim juga telah menyisir ke wilayah timur hingga ke Pulau Kelapa, Pulau Pamegaran, Pulau Pelangi, Pulau Peniki dan Pulau Rengit.

"Di hari kedua pencarian masih nihil belum membuahkan hasil. Kita juga meminta bantuan nelayan maupun warga barangkali ada yang menemukan agar segera melapor ke pos terdekat," pintanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11753 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1355 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1313 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1292 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1001 personBudhi Firmansyah Surapati