You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bocah Tenggelem Di Kebayoran Lama Belum Ditemukan
photo Izzudin - Beritajakarta.id

Bocah Terseret Arus Kali Pesanggrahan

Seorang bocah berusia tujuh tahun, Mamat, terbawa arus saat bermain di saluran air di Jalan ‎Peninggaran Barat II RT 13/11, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (16/12) siang.

Jadi korban terperosok masuk selokan. Karena posisi air di selokan dan kali rendah tidak kelihatan

Karena arus terlalu deras, Mamat langsung terperosok masuk ke dalam selokan dan terseret menuju Kali Pesanggrahan.

"‎Jadi korban terperosok masuk selokan. Karena posisi air di selokan dan kali rendah tidak kelihatan. Kemungkinan hanyut ke kali lewat gorong-gorong," kata ‎Mochamad Arief, Kepala Seksi Operasional Penyelamatan Non Kebakaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan.

Pencarian Korban Tenggelam di Pulau Seribu Dilanjutkan

Korban merupakan warga Cipulir yang sedang bermain di rumah temannya. Saat air mengenang di Jalan Peninggaran, korban terjatuh ke dalam selokan selebar 50 sentimeter.

"‎Sudah empat jam kami lakukan pencarian, tapi belum ketemu. Penyisiran kami gunakan satu perahu karet di Kali Pesanggrahan," ujar Arief.

Sementara, Lurah Kebayoran Lama Utara, Eko Kardianto menambahkan, setelah dilakukan pencarian selama empat jam, tapi korban belum ditemukan. Petugas kemudian sepakat untuk melanjutkan pencarian esok hari.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1189 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye981 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye953 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye779 personFakhrizal Fakhri
close