You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Malam Tahun Baru, Jakpus Siagakan 600 Satpol PP
photo Doc - Beritajakarta.id

Malam Tahun Baru, Jakpus Siagakan 600 Satpol PP

Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat akan dikerahkan untuk menjaga malam pergantian tahun. Mereka akan disebar di lima titik fokus pengamanan.

Petugas kami akan mulai berjaga dari jam 17.00 sampai pergantian tahun. Koordinasi dan persiapan semua sudah dilakukan

"Kita siagakan 600 personel untuk menjaga keamanan malam pergantian tahun," ujar Yadi Rusmayadi, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Selasa (29/12).

Menurut Yadi, lima titik fokus pengamanan yakni di Kawasan Monas, Bundaran HI, Jalan Jendral Sudirman-MH Thamrin, Kawasan Patung Kuda dan pusat perayaan malam tahun baru Jakarta Pusat di Museum Prasasti.

Pesta Kembang Api akan Digelar di Jembatan Cinta

Untuk di depan Museum Prasasti, Jalan Tanah Abang I akan ada 50 personel dan Kawasan Monas 60 personel Satpol PP. "Karena dua titik tersebut menjadi titik berkumpulnya warga saat merayakan tahun baru," katanya.

Sementara untuk di Bundaran HI pihaknya menerjunkan sebanyak 50 personel, Patung Kuda 20 personel dan di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin diterjunkan sebanyak 40 personel. Sementara  untuk sisanya, menurutnya, akan ditempatkan di delapan kecamatan di Jakarta Pusat.

"Petugas kami akan mulai berjaga dari jam 17.00 sampai pergantian tahun. Koordinasi dan persiapan semua sudah dilakukan," tandas Yadi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye937 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati