You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Antisipasi Tergenang, Djarot Minta Saluran Mikro Dikuras
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Minta Pengerukan Saluran Mikro Diintensifkan

Hujan deras yang mengguyur wilayah Ibukota, Sabtu (2/1) menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, genangan yang muncul disebabkan saluran mikro yang ada di sekitar jalan tersumbat.

kita sudah cek (genangan). Yang paling banyak karena saluran kecil tersumbat

Dikatakan Djarot, sepanjang tahun 2016, Pemprov DKI fokus melakukan pengurasan terhadap saluran makro seperti kali, dan saluran penghubung (PHB). Oleh karena itu, pihaknya segera menginstruksikan jajarannya melakukan pengurasan saluran mikro.

"Ia saya sudah tahu, kita sudah cek (genangan). Yang paling banyak karena saluran kecil tersumbat," ujar Djarot, Minggu (3/1).

Djarot Ingin Spiritualisasi Warga Diperkuat

Dicontohkan Djarot seperti yang terjadi di Jl Gatot Subroto, atau tepat di sebalah Balai Kartini. Saluran di sekitar itu dipenuhi lumpur dan menyempit. Sehingga wajar saat turun hujan deras saluran tak mampu menampung air dengan maksimal hingga menyebabkan genangan.

"Kebanyakan seperti itu (saluran dipenuhi lumpur -red). Makanya setelah bersihkan yang besar kita akan keruk (saluran) yang kecil-kecil," katanya.

Selain menguras saluran mikro, Djarot meminta jajaranya melakukan pengecekan utilitas. Sebab,  dirinya tidak ingin kejadian sepasang kekasih tewas tersetrum saat melintasi JPO di Mangga Dua terulang.

"Tidak usah banjir, kalau lecet nyetrum dong. Oleh karena itu, utilitas itu perlu di cek semua," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati