You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama
photo Doc - Beritajakarta.id

Basuki Minta Jakpro Ikut Bangun SPBG

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yaitu PT Jakarta Propertindo atau Jakpro untuk ikut membantu pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di Jakarta. Apalagi, sebagai salah satu pemegang saham di PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), perusahaan tersebut harus ikut bertanggungjawab atas pelayanan bahan bakar ratusan armada bus Transjakarta.

Mereka kita minta bangun di poolnya Transjakarta. Sesuai target kan akan ada 40 lebih SPBG di Jakarta. Minimal bisa bangun 20 SPBG juga bagus

"Kami mendorong PT Jakpro untuk ikut masuk ke bisnis SPBG. PT Jakpro kan punya saham. Dia harus bikin sebanyak mungkin SPBG, karena sekarang ini jumlah SPBG masih terbatas," kata Basuki di Balaikota, Rabu (21/5).

Basuki  menjelaskan, berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), PT Jakpro diminta untuk membangun SPBG di setiap pool Transjakarta. Sehingga nantinya, bus Transjakarta tidak kesulitan lagi untuk pengisian BBG. Idealnya jumlah SPBG di Jakarta mencapai 40 titik. Namun saat ini, setidaknya baru ada delapan SPBG, di antaranya berada di daerah Daan Mogot Jakarta Barat sebanyak 2 unit, di Jalan Pemuda Jakarta Timur 1 unit, di Pasar Minggu, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pinang Ranti, dan Jalan Raya Bogor 1 unit SPBG.

SPBG Pesing Rusak, Pelayanan Transjakarta Terhambat

"Mereka kita minta bangun di poolnya Transjakarta. Sesuai target kan akan ada 40 lebih SPBG di Jakarta. Minimal bisa bangun 20 SPBG juga bagus," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Budi Karya Sumadi menuturkan, pihaknya siap untuk menambah jumlah SPBG di Jakarta. Namun akan dilakukan koordinasi terlebih dahulu berapa jumlah SPBG yang akan dibangun. "Banyaknya SPBG yang akan dibangun harus konfirmasi dulu. Karena diinfokan ada tujuh depo, nanti apakah di tujuh tempat itu dibuat, atau seperti apa," ujarnya.

Pihaknya pun tidak akan berlama-lama untuk berkoordinasi dengan pihak terkait. Diharapkan dalam satu bulan ke depan koordinasi telah selesai dilakukan, sehingga delapan bulan ke depan SPBG sudah bertambah. "Dalam bulan ini akan koordinasi dengan PT Transjakarta. Dan kita harapkan satu bulan kita bisa konsolidasi materi," ucapnya.

Dalam pembangunan SPBG ini pun, PT Jakpro akan berkoordinasi dengan PT Pertamina dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), sebagai pemilik jaringan perpipaan gas. Sementara itu untuk pembangunannya, sebagian akan kerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Energi DKI serta pihak swasta. Diperkirakan satu SPBG menghabiskan anggaran sebesar Rp 30 miliar. "Kita akan kerjasama dengan dinas terkait atau pihak swasta. Karena kan anggarannya cukup besar yakni Rp 30 miliar untuk satu SPBG," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6776 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6123 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1390 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1266 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1226 personAldi Geri Lumban Tobing