You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Dorong Swasembada Sapi Nasional
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

DKI Dorong Swasembada Sapi Nasional

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mendorong swasembada daging sapi di Indonesia. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta akan memberdayakan BUMD DKI Jakarta, PD Dharma Jaya bekerja sama dengan PT Perhutani menyiapkan tempat pengembangbiakan.


Teknologi, SDM, anggaran punya, lahannya subur dan pasar juga punya.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta, PD Dharma Jaya dan Perhutani sudah melakukan persiapan teknis. Nantinya, pihak Perhutani akan mempersiapkan lahan dan PD Dharma Jaya yang melakukan pengelolaan.

Dari pembahasan awal yang dilakukan, pihak Perhutani sudah menyiapkan tiga lokasi sebagai alternatif pembiakan sapi. Yakni, di Parung Panjang, Rumpin, 950 hektare, serta Jonggol dan Tangerang masing-masing 5 ribu hektare.

Djarot Inseminasi Sapi di Bogor

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, sejak dulu Pemprov DKI Jakarta berniat mendorong tercapainya swasembada sapi. Terlebih, untuk memenuhi kebutuhan pasar, seluruh persyaratan sudah memadai.

"Teknologi, SDM, anggaran punya, lahannya subur dan pasar juga punya. Tinggal 1 yang perlu kita dukung serta kita dorong, semangat dan keberanian," ujar Djarot disela-sela kunjungan bersama Mentan dan Menristek di peternakan PT KAR, Rumpin, Bogor, Kamis (7/1).

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov akan memberikan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) ke PD Pasar Jaya khusus untuk pengembiakan sapi.

"Kita punya anggaran, sapinya akan kerja sama dengan Mentan menyeleksi sapi lokal. Terutama sapi yang di RPH, tidak usah dipotong, kita beli kita kembang biakkan di sini," katanya.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyatakan, kebutuhan pasar daging sapi merupakan tertinggi di nasional. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan daging, secara keseluruhan impor sapi di Jakarta mencapai 70 persen dari total impor sapi nasional.

"Kita berterima kasih, langsung minggu depan akan SKB antara Kementerian Ristek, Kementan tanda tangan bersama membentuk tim melakukan percepatan. Penganggarannya dari wakil gubernur, Jakarta selesai, Indonesia selesai karena 70 persen impor masuk di Jakarta," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye21038 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1599 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1194 personTiyo Surya Sakti
  4. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1165 personFolmer
  5. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1112 personAldi Geri Lumban Tobing