You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Proyek Pembangunan Trotoar Asal Jadi, Warga Kedoya Selatan Kecewa
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Pembangunan Trotoar di Kedoya Selatan Belum Tuntas

Belum tuntasnya pengerjaan, mungkin karena waktu pengerjaannya terbatas, ini akibat lelang yang terlambat

Proyek pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Kedoya Raya, Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat tidak tuntas dikerjakan. Akibatnya, sepanjang jalan tersebut tampak kumuh dan kotor.

Trotoar di Jl RE Martadinata Banyak yang Rusak

Pantauan Beritajakarta.com, tidak ada lagi aktivitas pembangunan trotoar di sepanjang jalan tersebut, mulai dari samping Rumah Sakit (RS) Jakarta Eyes Center (JEC) hingga pertigaan Jalan Pilar.

Beberapa bagian trotoar belum dipasang conblok. Bahkan, banyak material dan juga conblok dibiarkan berserakan di pinggiran jalan dan trotoar. 


"Pelaksana proyek seharusnya tidak membiarkan begitu saja material atau bekas bongkaran dan conblok berserakan. Kalau begini kondisinya, warga kesulitan untuk melintas karena terhalang,” keluh Johan (53), warga Kedoya Selatan.


Wali Kota Jakarta Barat, Anas Efendi sangat menyayangkan tidak tuntasnya pengerjaan trotoar tersebut. Padahal, pembangunan trotoar untuk mempercantik kawasan dan mempermudah akses warga. 


Belum tuntasnya pengerjaan, mungkin karena waktu pengerjaannya terbatas, ini akibat lelang yang terlambat. Saya akan tegur Sudin Bina Marga agar secepatnya membereskan sehingga tidak menyusahkan warga,” katanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7491 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1284 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1187 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1048 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye932 personBudhi Firmansyah Surapati