You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Katulampa Kembali Siaga 3
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Waspada, Bendung Katulampa Siaga III

Hujan deran yang mengguyur kawasan Bogor menyebabkan ketinggian air di Bendung Katulampa meningkat, Rabu (13/1) malam. Ketinggian air mencapai ketinggian 100 sentimeter atau berstatus siaga III. 


Diperkirakan sampai ke Jakarta sekitar 9 jam ke depan. Yang harus diantisipasi terutama kawasan di sekitar Ciliwung

Naiknya ketinggian air di Bendung Katulampa terpantau mulai terjadi sekitar  pukul 17.00 dan terus meningkat. Ketinggian terus meningkat hingga mencapai ketinggian sekitar 100 sentimeter pada pukul 18.00. Kondisi tersebut belum terjadi perubahan hingga laporan Pusdalops pada pukul 19.23.

Petugas Piket Pusdalops BPBD, Desmanto menyatakan, sejumlah kawasan yang terletak di sekitar Kali Ciliwung rawan terdampak. Diperkirakan, air akan tiba sekitar dini hari nanti.

Bendung Katulampa Siaga 3, Warga Diminta Waspada

"Diperkirakan sampai ke Jakarta sekitar 9 jam ke depan. Yang harus diantisipasi terutama kawasan di sekitar Ciliwung," ujarnya.

Kawasan yang diperkirakan terdampak adalah Srengseng Sawah, Pejaten Timur, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Kebon Baru dan Bukit Duri di wilayah Jakarta Selatan. Sedangkan kawasan yang ada di Jakarta Timur yang diperkirakan terdampak di Gang Arus, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye986 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati