You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jaktim Manfaatkan Teknologi Informasi Tanggulangi Banjir
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Jaktim Andalkan Teknologi Informasi Cegah Banjir

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur akan memanfaatkan teknologi informasi (TI) guna mengantisipasi banjir dan mengatasi timbulnya genangan. Informasi genangan air dari masyarakat yang dikirim ke Peta Jakarta melalui media sosial Twitter segera ditindaklanjuti.

Pemprov beserta Pemkot secara cepat menganalisa, membantu dan menindaklanjuti genangan

“Informasi awal genangan air dari masyarakat melalui Twitter akan masuk ke Peta Jakarta secara otomatis. Pemprov beserta Pemkot secara cepat menganalisa, membantu dan menindaklanjuti genangan,” kata Bambang Musyawardana, Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (15/1).

Pemkot Jakut Dorong Percepatan Waduk Marunda

Bambang berharap, lewat pelatihan ini, Pemkot Jakarta Timur akan semakin siap menghadapi banjir yang diprediksi mulai terjadi akhir Januari ini.

Bambang menilai, bantuan teknologi informasi melalui Twitter di Peta Jakarta ini akan mempermudah Pemkot Jakarta Timur dalam mengatasi banjir.

Di samping itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam mengantisipasi genangan di beberapa titik rawan banjir.

“Pemerintah Kota Jakarta Timur juga sudah menyiapkan tempat pengungsian di kawasan rawan banjir seperti Universitas Borobudur, GOR Otista dan Sudin Kesehatan Jakarta Timur,” tandas Bambang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1157 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati