You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Sayuran Hidroponik Binaan Sudin KPKP Kembali Dipanen.
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Pertanian Sayur Hidroponik di Senen Panen

Pemanfaatan lahan di Kompleks Yon Anrad, Senen, Jakarta Pusat sebagai pertanian perkotaan membuahkan hasil. Bibit tanaman sayur yang ditanam tumbuh subur hingga panen puluhan kilogram.

Jangka waktu panen sayuran sendiri sangat cepat, hanya 21 hari langsung siap panen. Kita akan usahakan bisa masuk dan dijual di supermarket

"Hasilnya lumayan, berkat kerja telaten dari anggota batalyon. Jenisnya ada selada, bayam merah, sawi, pok coy, dengan rata-rata per jenis 30 kilogram," ujar Muljadi, Kepala Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat, Jumat (15/1).

Pertanian dengan metode hidroponik vertikultur tersebut, menempati lahan dengan luas sekitar 280 meter persegi. Penanaman bibit sayuran pun tidak menggunakan media tanah.

Hasil Panen Bawang Merah di Semanan Capai Rp 140 Juta

Menurut Muljadi, hasil panen tersebut saat ini sedang diusulkan untuk mendapat sertifikasi jaminan mutu dari lab uji mutu hasil pertanian. Agar sayuran tersebut bisa dipasarkan di supermarket.

"Memang sangat produktif. Jangka waktu panen sayuran sendiri sangat cepat, hanya 21 hari langsung siap panen. Kita akan usahakan bisa masuk dan dijual di supermarket," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5570 personNurito
  2. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5224 personDessy Suciati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2025 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2002 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1772 personAnita Karyati