You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Balai Kota Dijaga Brimob
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Balai Kota Dijaga Brimob

Pasca serangan teror di kawasan Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1) kemarin, pengamanan Balai Kota DKI Jakarta di Jl Medan Merdeka Selatan terus ditingkatkan. Bahkan, hari ini penjagaan melibatkan puluhan personel Brimob.

Pengamanan tambah Brimob, laras panjang. Karena sebelah kantor Wapres kan. Jadi kan Ring satu

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Balai Kota termasuk wilayah ring satu. Terlebih, letaknya berada tepat di samping kantor Wakil Presiden.

"Pengamanan tambah Brimob, laras panjang. Karena sebelah kantor Wapres kan. Jadi kan Ring satu," ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/1).

Basuki: Orang Mencurigakan Suruh Angkat Tangan

Dikatakan Basuki, pengamanan di Ibukota kali ini persis dengan pengamanan saat perayaan Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu.

"Ibukota sekarang pengamanannya sama persis seperti menjelang Natal dan Tahun Baru, siaga satu," ucapnya.

Ditambahkan Basuki, serangan teror yang terjadi kemarin sudah ada peringatan sebelumnya. Sehingga peristiwa pengeboman dan baku tembak sempat terjadi di kawasan Sarinah.

"Kami sudah dapat laporan waktu itu. Nah kami cuma nggak berani tangkap kan. Sudah curiga kok. Makanya siapa otaknya kan langsung tahu. Cuma saya bilang kita terlalu sopan. Ngak perlu sopan, bila perlu kalau ragu tembak saja semua,” tandas Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati