You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dharma Jaya Butuh PMP untuk Beli Sapi
photo Doc - Beritajakarta.id

Dharma Jaya Butuh PMP untuk Beli Sapi

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku heran dengan pencoretan penyertaan modal pemerintah (PMP) untuk PD Dharma Jaya pada APBD 2016. Sebab BUMD tersebut sangat membutuhkan dana segar untuk penyediaan stok sapi.

Sebenarnya uang PMP ini untuk modal buat beli sapi, dari NTT (Nusa Tenggara Timur). Kan untuk stok lebaran juga

"Sebenarnya uang PMP ini untuk modal buat beli sapi, dari NTT (Nusa Tenggara Timur). Kan untuk stok lebaran juga," ujar Basuki, Kamis (21/1).

Basuki menambahkan, tidak mengetahui pasti alasan pencoretan PMP untuk PD Dharma Jaya tersebut. Menurutnya yang mencoret PMP tersebut adalah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Basuki Usahakan PMP Dharma Jaya di APBD-P

"Macam-macam lah alasannya, TAPD saja mencoret," ucapnya.

Basuki mengatakan, PD Dharma Jaya terbelit banyak hutang sehingga membutuhkan suntikan modal untuk stok sapi.

"Dharma Jaya kan sudah terbelit hutang banyak, hutang bank. Nah sekarang kami bukan investasi lagi, tapi untuk stok juga," katanya.

Basuki pun berusaha untuk memberikan PMP dalam APBD Perubahan. Meskipun untuk persediaan stok lebaran sudah terlambat.

"Makanya nanti diperubahan saja, tapi diperubahan sudah lewat lebaran. Enggak apa-apalah, kadang-kadang kami harus maha mengampuni juga," tandas Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye21335 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1816 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1225 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1164 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1087 personFakhrizal Fakhri