You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pasien Puskesmas Pulogebang Membludak
photo Nurito - Beritajakarta.id

Gedung Puskesmas Pulogebang Dikeluhkan

Warga Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, mengapresiasi layanan kesehatan yang diberikan Puskesmas Pulogebang. Namun demikian, warga berharap dilakukan peningkatan fasilitas karena gedung yang ada saat ini dirasa kurang memadai.

Pelayanannya cepat dan dokternya ramah. Tapi tempatnya sempit, pasien jadi berjubelan begini

Gedung Puskemas yang berdiri di atas lahan kantor kelurahan di Jl Stasiun Cakung, Pulogebang, hanya memiliki luas sekitar 200 meter persegi. Bangunan satu lantai tersebut dibagi menjadi 7 ruangan, yakni, ruang tunggu pasien, apotek, loket, kantor, layanan KB, dokter gigi dan dokter umum.

3 Puskesmas di Jaktim Direnovasi Total

Supatmi (46), salah seorang warga Pulogebang, mengakui pelayanan yang diberikan oleh petugas dan tenaga medis puskesmas memuaskan. Namun minimnya luas gedung, menyebabkan warga terpaksa berjubel saat menunggu panggilan. Kadang, penuhnya ruang tunggu menyebabkan pasien dan pengantar tumpah ke selasar puskesmas.

“Pelayanannya cepat dan dokternya ramah. Tapi tempatnya sempit, pasien jadi berjubel begini," keluhnya, Kamis (20/1).

Ia berharap Pemprov DKI agar merenovasi gedung puskesmas. Jika perlu direnov total dan gedungnya dibangun bertingkat agar pelayanan pasien lebih maksimal.

Dwi Nurmalasari, dokter umum Puskesmas Pulogebang, mengakui, dengan banyaknya pasien, kondisi ruang tunggu puskesmas kerap berjubel. Suasana tersebut diakuinya tidak membuat pasien nyaman karena berdesakan dan gerah saat menunggu nomor antrean. Apalagi, hampir setiap hari pasien membludak.

"Setiap hari pasien selalu penuh, sekitar 250-300 pasien. Paling banyak pasien umum, jumlahnya 100-120 pasien," ujarnya.

Untuk melayani pasien, puskesmas memiliki sebanyak 14 tenaga medis, yang terdiri dari 9 tenaga honorer dan 5 PNS.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2219 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1173 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1094 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1090 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1052 personFakhrizal Fakhri