You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bangunan Pabrik Jadi Penyebab Genangan di Jalan Kapuk Kamal Raya
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

19 Bangunan Pabrik Penyebab Genangan di Kamal Muara

Sebanyak 19 bangunan pabrik jadi penyebab genangan permanen di Kelurahan Kamal Muara.

Karena tertutup rapat dan tidak pernah dibersihkan membuat saluran jadi tidak berfungsi

Lurah Kamal Muara, Dwi Panji Forkiantoro mengatakan, 19 bangunan pabrik tersebut posisinya maju ke saluran air sepanjang 1,5 kilometer. Saluran air yang lebarnya di atas 60 sentimeter saat ini mulai menyempit.

"Karena tertutup rapat dan tidak pernah dibersihkan membuat saluran jadi tidak berfungsi. Imbasnya, saat hujan turun, jalan jadi langganan genangan paling minim setinggi 25-30 sentimeter. Bahkan belum lama ini ketinggian air pada jalan tersebut pernah mencapai kira-kira 50 sentimeter," ujar  Dwi, Minggu (24/1).

Inrit Beton di Jl Puan Raya Dibongkar

Ia mengharapkan, dengan pembongkaran tiga bangunan pabrik, dapat meminimalisir genangan. Selanjutnya, saluran dibersihkan oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara.

Saat ini saluran air sudah dapat difungsikan kembali menuju Kali Kamal. Sebelumnya, 16 bangunan sudah dibongkar oleh pemiliknya.

"Dengan berfungsi normalnya saluran, ke depan diharapkan dapat meminimalisir genangan sepanjang jalan tersebut," tandas Dwi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1812 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1385 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1054 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1049 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye966 personAnita Karyati