You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kali Dikeruk, Genangan di Kapuk Hilang
photo Folmer - Beritajakarta.id

Kali Dikeruk, Genangan di Kapuk Hilang

Pengerukan Kali Apuran Baru, Kapuk, Jakarta Barat terus dilakukan. Meskipun belum selesai secara keseluruhan, dampak positif sudah dirasakan warga sekitar.

Hujan dari malam sampai pagi tadi, tidak ada genangan. Biasanya hujan 30 menit saja muncul genangan hingga selutut orang dewasa

"Hujan dari malam sampai pagi tadi, tidak ada genangan. Biasanya hujan 30 menit saja muncul genangan hingga selutut orang dewasa," ujar Somad (46), warga RW 16 Kelurahan Kapuk, Senin (25/1).

Hal senada juga diungkapkan oleh Solikin (40) salah satu warga RW 12 Kelurahan Kapuk. Sejak adanya pengerukan kali dan juga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang membersihkan saluran, tidak ada lagi genangan saat hujan.

Genangan di Jakpus Kini Cepat Surut

"Saluran juga dibersihkan. Ya kita akan jadi saluran tetap bersih dari sampah," ucapnya.

Pantauan Beritajakarta.com, hingga hari ini masih ada dua unit eksavator di pinggir Kali Apuran Baru. Keduanya mengeruk sedimen di kali sejak 10 hari lalu.

Sementara Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Asril Marzuki mengatakan, telah menginstruksikan kepada lurah dan camat membenahi saluran air lingkungan. Agar saat hujan datang, aliran air ke sungai maupun kali besar berjalan lancar.

"Kami juga telah memerintahkan kepada mereka untuk tetap berjaga dan selalu mengecek semua pompa termasuk mempersiapkan posko pengungsian," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati