You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Enam Tahun Belajar di Sekolah Rawan Ambruk di DKI
photo Nurito - Beritajakarta.id

Enam Tahun Belajar di Sekolah Rawan Ambruk di DKI

Siswa kelas 6 SDN Susukan 08 Pagi, Nanda (13) tetap was-was selama kegiatan belajar mengajar (KBM). Nandan menceritakan, sejak masuk tahun 2010 lalu, hingga kini tidak pernah ada perbaikan di sekolahnya.

Sejak saya masuk kelas satu, sekolah ini memang sudah rusak. Sekarang saya kelas 6, bangunannnya makin parah dan rawan ambruk

Setiap hujan deras, Ia bersama temannya harus cepat memindahkan meja belajar mengindari tetesan air. Bahkan pihak sekolah juga menyiapkan minimal tiga ember plastik untuk menampung air hujan yang masuk melalui celah-celah atap bangunan.

“Sejak saya masuk kelas satu, sekolah ini memang sudah rusak. Sekarang saya kelas 6, bangunannnya makin parah dan rawan ambruk. Saya ingin gedung sekolah seperti di tempat lain, bertingkat dan kokoh, jadi belajarnya aman, tidak takut tertimpa genting,” ujar Nanda, kepada Beritajakarta.com, Senin (25/1).

Siswa SDN Susukan 03 Pagi Diungsikan

Nanda juga mengeluhkan kenyamanan dan keamanan selama di ruang kelas. Apalagi saat hujan deras disertai angin kencang, Nanda dengan 74 siswa kelas 6 lainya harus waspada.

Kepala SDN Susukan 08 Pagi, Sumartini mengakui, air kerap masuk melalui celah-celah plafon ruang kelas. Bahkan Ia harus menopang langit-langit ruang kelas menggunakan bambu dan balok, agar tidak ambruk ke lantai.

“Minggu lalu di ruang kelas 2B atapnya ambruk. Untungnya siswa sudah kita ungsikan ke sekolah lain. Jika tidak, tentu keselamatan mereka jadi terancam,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati