You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Layanan AJIB Belum Berjalan di PTSP Kecamatan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Layanan AJIB Belum Berjalan di PTSP Kecamatan

Layanan Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB) yang diluncurkan Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI Jakarta sejak 12 Januari 2016 ternyata belum berjalan di seluruh kantor kecamatan.

Sampai sekarang kami belum mendapatkan limpahan tugas untuk AJIB

Salah satunya di  kantor Kecamatan PSTSP Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pantauan Beritajakarta.com di kantor PSTSP Kecamatan Kramat Jati belum tersedia layanan AJIB. Sebab, baik petugas dan kendaraan khusus untuk menjalankan layanan delivery order kepengurusan izin tersebut belum dilimpahkan BPTSP DKI Jakarta.

Program AJIB Layani 16 Jenis Perizinan

Kepala Satlak PSTSP Kramat Jati, Rusyadi membenarkan jika layanan AJIB belum dilaksanakan di kantornya.

"Sampai sekarang kami belum mendapatkan limpahan tugas untuk AJIB. Karena AJIB kan ada petugasnya dan sampai saat ini Kramat Jati belum didrop petugasnya," ujar Rusyadi, Selasa (26/1).

Sekadar diketahui, ada 16 jenis perizinan yang dapat dilayani dengan sistem delivery order melalui layanan AJIB. Di antaranya layanan izin domisili, surat izin usaha (SIUP) mikro, izin tenaga kerja asing dan sebagainya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1941 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye891 personDessy Suciati
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye872 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye809 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye775 personAldi Geri Lumban Tobing