You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Turap Saluran PHB Bintaro Longsor
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Turap Saluran PHB Bintaro Longsor

Turap saluran penghubung (PHB) Bintaro, di Jalan Bintaro Utara, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, longsor. Diduga, turap yang longsor hingga sepanjang sekitar 30 meter tersebut disebabkan getaran dari kereta api.

Karena posisinya di pinggir rel kereta api, jadi getarannya bikin turap mudah longsor

Camat Pesanggarahan, Agus Irwanto mengatakan, penyebab longsornya turap dikarenakan lokasinya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Karena kondisi itu, turap menjadi mudah longsor tak tahan dengan getaran dari kereta api.

"Karena posisinya di pinggir rel kereta api, jadi getarannya bikin turap mudah longsor,"  katanya, Jumat (28/1).

Taman Lerengan Rawan Longsor

Agus menyampaikan telah mengusulkan perbaikan turap yang longsor di saluran PHB Bintaro ini kepada Suku Dinas (Sudin) Tata Air Jakarta Selatan. Kerusakan turap di lokasi sudah diukur dan tinggal menunggu pelaksanaan perbaikannya.

"Sudah diukur oleh Sudin Tata Air, dan akan mulai dilakukan penurapan. Tinggal nunggu dari sudin," kata Agus, Jumat (29/1).

Menurut Agus, longsornya turap ini tidak akan berdampak pada bagian turap lainnya yang rata-rata masih berkondis bagus.

Agus menambahkan, saat ini material turap yang longsor telah diangkut petugasnya. Bersama dengan itu Satuan Tugas (Satgas) Sudin Tata Air Jakarta Selatan membersihkan turap dari rumput liar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati