You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
150 Petugas Gabungan Gelar Kerjabakti di Rusun Bidaracina
photo Nurito - Beritajakarta.id

300 Petugas Bersihkan Saluran di Cawang

Kerap tergenang, Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana, pimpin kerja bakti di RW 08 Kelurahan Cawang, Kramat Jati, Minggu (31/1).

Lingkungan RW 08 Cawang ini merupakan salah saat titik genangan saat musim hujan atau ada banjir kiriman dari Bogor

Dikatakan Bambang,  saluran air yang tersumbat di kelurahan ini menjadi penyebab genangan saat hujan. Oleh sebab itu, Ia mengerahkan 300 petugas gabungan untuk membersihkan sampah dan sedimentasi di sejumlah saluran air di pemukiman warga.

200 Karung Lumpur Diangkut dari Saluran Marunda

“Lingkungan RW 08 Cawang ini merupakan salah saat titik genangan saat musim hujan atau ada banjir kiriman dari Bogor. Pemicunya, selain dataran rendah juga banyak sampah dan sedimentasi di saluran air yang ada. Makanya hari ini kita bersihkan bersama-sama warga sekitar,” ujar Bambang.

Ia juga mengimbau agar warga menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke saluran air. Apalagi musim hujan sudah mulai tiba.

Perlu diketahui, catatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, ada empat kecamatan di Jakarta Timur yang rawan tergenang. Empat kecamatan tersebut adalah Kecamatan Jatinegara, Kramat Jati, Makasar dan Matraman. Genangan diprediksi setinggi 20 sentimeter hingga 60 sentimeter.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1205 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1197 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye961 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye865 personBudhi Firmansyah Surapati