You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Lurah Meminta, Jembatan Cinta Segera Diperbaiki
photo Suparni - Beritajakarta.id

Jembatan Pulau Cinta Rawan Roboh

Lurah Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Surahman meminta instansi terkait segera memperbaiki Jembatan Cinta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Sebab, jembatan yang menjadi andalan wisata pulau setempat tersebut berkondisi rusak dan rawan roboh.

Kami meminta kepada pihak terkait agar segera merenovasi atau memperbaiki jembatan tersebut

"Kami meminta kepada pihak terkait agar segera merenovasi atau memperbaiki jembatan tersebut agar tidak membahayakan pengunjung dan aktivitas wisata di sana," katanya, Selasa (2/2).

Surahman menyampaikan, selain menjadi andalan wisata, jembatan cinta di Pulau Tidung merupakan ikon Kepulauan Seribu. Jembatan penghubung Pulau Tidung Besar ke Pulau Tidung Kecil itu setiap harinya selalu ramai diminati pengunjung.

Kondisi Jembatan Cinta Memprihatinkan

"Kita tidak ingin pembatasan pengunjung yang naik ke jembatan ini berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke Pulau Tidung nantinya," tandasnya.

Pantauan Beritajakarta.com, kondisi jembatan cinta terlihat semakin memperhatinkan. Selain tiang penyangga banyak yang keropos, pegangan besi pembatas juga sudah mulai berkarat sehingga rawan roboh dan membahayakan para pengunjung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1863 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye831 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye748 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye713 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye697 personFakhrizal Fakhri