You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lahab Bakal Penampungan Pedagang Buah di Bintaro Belum Bisa Ditempati
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

PKL di Jl Taman Bintaro Utara Kembali Marak

Penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL), di Jl Taman Bintaro Utara, RW 08 Bintaro, Pesanggerahan, Jakarta Selatan, Kamis (28/1) lalu, nampaknya belum efektif. Terbukti, sejumlah PKL kembali terlihat beroperasi di lokasi. Walau lapak sudah dibongkar, kini PKL menjajakan dagangan menggunakan gerobak dan motor.

Upaya relokasi masih berjalan, karena tanah di Taman Bintaro Barat itu aset Pemda, tidak bisa sembarangan nempatin orang atau pedagang di situ

Lurah Bintaro, Dimas Prayudi mengatakan, sebagai solusi terhadap PKL, pihaknyai tengah mengupayakan relokasi ke sebuah lahan di Jl Taman Bintaro Barat, RT 08/11, Bintaro. Namun diakui, pihaknya tidak bisa sembarangan menempatkan PKL di lahan aset Pemda seluas 2.000 meter persegi.

"Tidak bisa sembarangan nempatin orang atau pedagang di situ, kecuali ada hitam di atas putih, baru saya berani. Dan di sini nggak ada lagi tanah kosong yang representatif menampung pedagang," kata Dimas, Sabtu (6/2).

405 PKL Ikuti Pengundian Lokbin Rorotan

Diakui Dimas, aktivitas sejumlah pedagang buah yang pernah ditertibkan Kamis (28/1) lalu masih berjalan. Sedangkan sebagian lainnya sudah mencari tempat berjualan di lokasi lain.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye2013 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1025 personTiyo Surya Sakti
  3. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye973 personDessy Suciati
  4. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye941 personFakhrizal Fakhri
  5. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye877 personDessy Suciati