You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gorong-gorong Tersumbat, Pemicu Genangan di Jl Mabes Hankam
photo Nurito - Beritajakarta.id

Gorong-gorong di Jl Mabes Hankam Perlu Dinormalisasi

Camat Cipayung, Iin Mutmainah, mengatakan genangan yang terjadi di Jl Mabes Hankam, Bambu Apus, disebabkan karena saluran air penuh lumpur dan sampah. Terutama saluran air yang berada di bawah Jalan Tol JORR.

Saya sudah laporkan ke pak wali, kalau saluran air di bawah Jalan Tol JORR ini tidak berfungsi normal. Ini karena belum tertata dan harus dinormalisasi

"Saya sudah laporkan ke pak wali, kalau saluran air di bawah Jalan Tol JORR ini tidak berfungsi normal. Ini karena belum tertata dan harus dinormalisasi," ujar Iin, Sabtu (6/2).

Selama belum dinormalisasi maka genangan masih akan terus terjadi di Jl Mabes Hankam, Bambu Apus. Sebab pihaknya pernah menelusuri sumber genangan, ternyata ada pada gorong-gorong yang berada di bawah Jalan Tol JORR.

Petugas PPSU Ceger Siaga Cegah Genangan

"Kami bersama Sudin Tata Air pernah mengeruk saluran air ini. Namun hanya bagian luarnya saja, sedangkan di dalam gorong-gorong di bawah jalan tol belum," ucap Iin.

Setiap hujan deras, pihaknya menyiapkan sekitar 10 PPSU untuk siaga di lokasi sekitar. Mereka harus membersihkan sampah yang terhanyut genangan agar tidak menambah parah kondisi genangan.

"Genangan surut sekitar 2-3 jam setelah kejadian. Selama ini juga tidak pernah sampai sehari tergenangnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23754 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1839 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1179 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1117 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye910 personFakhrizal Fakhri