You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Material Longsor di Ciganjur Mulai Diangkut
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Material Longsor di Ciganjur Mulai Diangkut

Satu unit eskavator dikerahkan untuk mengangkat material pagar pembatas Perumahan Bukit Laguna yang longsor di Jalan Kemenyan, Ciganjur, Jakarta Selatan.

Karena curah hujan mulai tinggi. Jadi sebelum air naik, tembok yang longsor dan menutup kali itu harus diangkat

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Denny Wahyu mengatakan, sebelum alat berat didatangkan, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama warga membangun sodetan buatan. Sebab material longsor sempat menutup aliran Kali Setu, sehingga permukiman warga dan kolam pemancingan RT 07/03 tergenang.

"Dibantu oleh Kementerian PU dengan mengerahkan alat berat untuk mengeruk longsoran. Warga setempat dan petugas PPSU sebelumnya membuat sodetan agar limpahan kali kembali ke jalurnya, sambil menunggu tembok yang longsor diangkut menggunakan alat berat," kata Denny, Kamis (11/2).

Longsor Pagar Perumahan Bukit Laguna Bukan Pertama Kali

Menurut Denny, apabila longsoran tidak segera diangkut, dikhawatirkan genangan di permukiman warga meninggi, karena curah hujan yang tinggi.

"Karena curah hujan mulai tinggi. Jadi sebelum air naik, tembok yang longsor dan menutup kali itu harus diangkat," tandas Denny.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6786 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6163 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1401 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1290 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1274 personAnita Karyati