You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
busway malamhari bj
photo Doc - Beritajakarta.id

1 Juni, Transjakarta Amari Dioperasikan

Upaya memberikan layanan transportasi massal di ibu kota terus dilakukan Pemerintah DKI Jakarta. Mulai 1 Juni mendatang, layanan transportasi khusus bus Transjakarta akan melakukan ujicoba layanan angkutan malam hari (amari) dan akan beroperasi mulai pukul 23.00-05.00 WIB. Dengan demikian, sebagian bus Transjakarta akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk melayani warga Jakarta.

Sementara baru 18 unit Transjakarta itu untuk tiga koridor

Kepala Unit Pengelola (UP) Transjakarta, Pargaulan Butar-Butar, mengatakan, untuk tahap pertama disiapkan sebanyak 18 uni bus Transjakarta untuk melayani penumpang. Sementara baru tiga koridor yang akan dilayani, yakni koridor I (Blok M-Kota), koridor III (Kalideres-Harmoni), dan koridor IX (Pluit-Pinangranti).

"Sementara baru 18 unit Transjakarta itu untuk tiga koridor," kata Pargaulan, Jumat (30/5).

Basuki Ingin Kasus Bus Berkarat Ditangani KPK

Dikatakan Butar-Butar, dimasing-masing koridor akan disediakan sebanyak enam unit bus. Dua unit bus disiapkan sebagai sebagai bus cadangan. Pemilihan ketiga koridor tersebut, karena dianggap paling ramai penumpang. Sehingga diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan penumpang.

"Kalau di koridor IX itu mengakomodasi penumpang dari barat ke timur," ujarnya.

Ujicoba tersebut, kata Pargaulan, akan dievalusi untuk kemudian diterapkan ke koridor lain. Sementara untuk pramudi Transjakarta, pihaknya tidak menambah besaran gaji, melainkan hanya mengatur shift kerja. Ada yang bertugas pagi hari dan malam hari.

Untuk harga tiket, mulai pukul 05.00-07.00 WIB, seharga Rp 2000. Sementara, di waktu reguler, 07.00-23.00 WIB dan 23.00-05.00 WIB, harganya tetap Rp 3.500.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar, menambahkan, pihaknya telah merancang agar seluruh koridor Transjakarta beroperasi 24 jam. Bus yang digunakan sebagai transportasi Amari adalah bus Transjakarta lama, keluaran tahun 2003 atau 2004. Hanya saja, busnya telah direkondisi dan diperbaiki. "Jumlah busnya sudah mencukupi. Jadi, dijalankan saja," kata Akbar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2910 personAnita Karyati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye2530 personNurito
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1711 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1690 personNurito
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1679 personDessy Suciati