You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasien DBD di RSUD Pasarebo Capai 153 Orang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pasien DBD di RSUD Pasar Rebo Capai 153 Orang

Sejak Januari hingga Kamis (11/2), jumlah pasien penyakit demam berdarah (DBD) di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur mencapai 153 pasien.

Sekitar 60 persen berasal dari DKI. Tercatat ada 123 pasien asal DKI.

Rinciannya, Januari 83 pasien dan Februari 70 pasien. Angka ini diprediksi masih akan terus meningkat, mengingat saat ini tengah berlangsung musim penghujan.

Kepala Humas RSUD Pasar Rebo, Sukartiono Pri Prabowo mengatakan, dari 153 pasien, saat ini yang masih dirawat itu sebanyak 32 pasien. Mereka dirawat di ruang Flamboyan sebanyak 20 pasien, ruang Mawar 11 pasien dan ruang Teratai 1 pasien.

Kasus DBD di Jakut Meningkat

"Sekitar 60 persen berasal dari DKI. Tercatat ada 123 pasien asal DKI. Menyusul kemudian Depok, Bekasi dan daerah sekitarnya. Sebagian besar pasien juga adalah pasien BPJS dan usia anak-anak," ujar Prabowo, Kamis (11/2).

Pihaknya akan memberikan pelayanan maksimal pada seluruh pasien yang dirawat di RSUD Pasar Rebo. Ia memastikan tidak ada perbedaan antara pasien BPJS dengan pasien umum, seluruhnya dilayani secara maksimal, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4634 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1132 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1086 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye988 personFolmer
  5. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye869 personAnita Karyati