You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Alim Ulama Masjid Luar Batang Jakut Meminta Penertiban Kalijodo Dilakukan Dengan Luwes dan Manusiawi
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Ulama Masjid Luar Batang Dukung Penataan Kalijodo

Rencana penataan kawasan Kalijodo yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapat dukungan dari para ulama Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Namun para ulama meminta penataan kawasan tersebut, tepatnya di wilayah RW 05, Pejagalan, Penjaringan harus dilakukan dengan cara manusiawi

Saran kita penertiban Kalijodo dilakukan dengan luwes dan manusiawi

"Saran kita penertiban Kalijodo dilakukan dengan luwes dan manusiawi," ujar H Abbas, salah seorang pengurus Masjid Luar Batang, Selasa (16/2).

Abbas mengaku, tidak keberatan apabila kawasan Kalijodo akan ditata Pemprov DKI menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Asalkan, penataan kawasan tersebut memperhatikan aspek sosial, ekonomi dan pendidikan anak-anak yang tinggal di sana.

Kalijodo Tak Pernah Tuntas Ditertibkan

"Upaya ini perlu dlakukan agar ke depan jangan sampai ada warga yang menyesal," ujarnya.

Ia menambahkan, penataan kawasan Kalijodo juga perlu melibatkan Kementerian Sosial dan Kementerian Agama. Sebab penataan warga yang telah tinggal bertahun-tahun di kawasan tersebut harus dilakukan dengan cara persuasif dan pendekatan agama.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3455 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2348 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1187 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye938 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye925 personFakhrizal Fakhri