You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Air Masih Genangi Jl Raya Kapuk
photo Folmer - Beritajakarta.id

Air Masih Genangi Jl Raya Kapuk

Genangan air setinggi 5-10 sentimeter masih nampak di Jalan Raya Kapuk, Pangkalan Metro, Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat, Rabu (17/2).

Proses pengerukan endapan lumpur di Jalan Raya Kapuk sepanjang satu kilometer hingga saat ini masih berlangsung

Pantauan Beritajakarta.com, genangan air mulai terlihat di depan Puskesmas 1 Kapuk hingga ke Pangkalan Metro. Endapan lumpur masih menebal di dalam saluran. Sementara untuk di depan Kantor Kelurahan Kapuk hingga ke pintu masuk Perumahan Pantai Indah Kapuk sudah surut.

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat, Imron membenarkan genangan air yang terjadi di Jalan Raya Kapuk.

Pagi Ini, Empat Jalan Masih Tergenang

"Proses pengerukan endapan lumpur di Jalan Raya Kapuk sepanjang satu kilometer hingga saat ini masih berlangsung," ujar Imron, Rabu (16/2).

Imron mengatakan, genangan air di Pangkalan Metro, Jalan Kapuk Raya lantaran belum dilakukan pengerukan endapan lumpur.

"Pengerukan hingga saat ini masih berjalan. Posisi petugas masih mengeruk endapan lumpur di saluran air depan kantor kelurahan. Seluruh endapan lumpur di saluran air yang mengarah ke Kali Cengkareng Drain akan diangkut," tandasnya.

Imron optimis jika endapan lumpur di saluran air sepanjang Jalan Kapuk sudah dibersihkan, genangan akan hilang dengan sendirinya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5095 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1823 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1764 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1598 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1537 personAnita Karyati