You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Kalijodo Direlokasi ke Dua Rusun Ini
photo Doc - Beritajakarta.id

Ini Dua Rusun untuk Warga Kalijodo

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan rumah susun (rusun) Marunda dan Pulogebang untuk relokasi warga Kalijodo. Semula rusun tersebut disediakan untuk warga Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Pokoknya rusun ada di Marunda dan Pulogebang. Jadi dulunya ini untuk warga Bukit Duri

"Pokoknya rusun ada di Marunda dan Pulogebang. Jadi dulunya ini untuk warga Bukit Duri," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/2).

Saat ini, relokasi warga Bukit Duri masih dilakukan sosialisasi. Sehingga rusun didahulukan untuk warga Kalijodo. "Sekarang karena ini (Kalijodo -red) duluan, Bukit Duri kan masih sosialisasi," ujarnya.

Warga Rusun Pulogebang Sambut Baik Warga Kalijodo

Ditambahkan Basuki, dalam waktu dekat, pembangunan Rusun Rawa Bebek, Jakarta Timur segera rampung. Nantinya warga Bukit Duri akan direlokasi dan dapat menempati rusun itu.

"Di Rusun Rawa Bebek kan sudah mau jadi. Nanti yang Bukit Duri, kami pindahin ke situ. Toh berapa bulan lagi sudah jadi yang di Rawa Bebek," tandasnya.

Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI menyiapkan sebanyak 400 unit yang masih kosong untuk warga Kalijodo. Sebelumnya, akan dilakukan pendataan terlebih dahulu. Karena hanya warga ber-KTP DKI saja yang bisa mendapatkan rusun.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3455 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2348 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1187 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye938 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye925 personFakhrizal Fakhri