You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RTH Kalijodo Harus Segera Dibangun
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Penataan Kalijodo Harus Berciri Khas Khusus

Anggota DPRD DKI Jakarta, Khotibi Achyar menyarankan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan pembangunan taman pasca penertiban bangunan di Kalijodo.

Kramat Tunggak memiliki ciri khas. Kalau bisa Kalijodo juga punya ciri khas tersendiri dari bangunan fasilitas umum yang dibangun di sini nanti. Dewan mendukung anggaran untuk realisasi penataan Kalijodo

"Kalau memang akan dibangun taman, ya mesti dikerjakan segera. Jangan setelah ditertibkan, lalu dibiarkan lama sehingga dikhawatirkan akan kembali berdiri bangunan liar," kata Khotibi yang mengungjungi penertiban Kalijodo, Senin (29/2).

Selama kurang lebih 20 menit Khatibi menyaksikan penertiban bangunan di kawasan Kalijodo. Ia menegaskan, mendukung upaya penertiban kawasan Kalijodo untuk dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) sesuai peruntukannya.

Taman di Kalijodo akan Dilengkapi Lapangan Bola

Sama seperti Kramat Tunggak, Ia meminta agar RTH di Kalijodo juga memiliki ciri khas. Sehingga warga yang berkunjung juga berkesan.

"Kramat Tunggak memiliki ciri khas. Kalau bisa Kalijodo juga punya ciri khas tersendiri dari bangunan fasilitas umum yang dibangun di sini nanti. Dewan mendukung anggaran untuk realisasi penataan Kalijodo," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6766 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5667 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2909 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1879 personAnita Karyati