You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Turap Kali Mampang Dikhawatirkan Ambrol
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Turap Kali Mampang Dikhawatirkan Ambrol

Sudah pernah diperbaikin hampir setahun lalu. Tapi sekitar tiga empat bulan ambles lagi

Halaman belakang Rumah Pompa Pondok Jaya, Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan atau tepatnya di bantaran Kali Mampang mengalami penurunan tanah. Akibatnya, turap Kali Mampang pun tidak mampu menahan beban tanah sehingga dikhawatirkan ambrol.

Pantauan Beritajakarta.com, penurunan muka tanah terjadi di lahan seluas sekira 100 meter persegi di tepi kali. Penurunan muka tanah bervariasi antara 5-15 sentimeter.

Tembok Ambrol di Jl Kapten Tendean Diperbaiki

Imam (47) Penanggung Jawab Rumah Pompa Pondok Jaya, mengatakan, penurunan tanah mulai diketahui sejak empat bulan lalu. Padahal, setahun sebelumnya tanah yang menurun sudah dilakukan perbaikan.

"Sudah pernah diperbaikin hampir setahun lalu. Tapi sekitar tiga empat bulan ambles lagi," katanya, Selasa (1/3).

Yudhi (31), salah seorang operator rumah pompa, mengatakan, meski bagian pinggir kali sudah diturap, namun dikhawatirkan turap setinggi 3 meter tersebut tidak mampu menahan tekanan tanah. Selain itu, kondisi tanah yang amblas juga dikhawatirkan tidak kokoh menahan tangki solar yang hanya ditopang oleh peluran.

"Sudah diturap kalinya, yang ditakutkan turapnya tidak kuat menahan tangki solar dan ambrol. Pijakannya kan sudah lepas satu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati