You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
54 Petugas PPSU dan PHL Disuntik Anti Tetanus
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

54 Petugas PPSU dan PHL Disuntik Anti Tetanus

Sebanyak 54 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Pekerja Harian Lepas (PHL) Kebersihan dan Pertamanan yang bertugas di wilayah Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara disuntik vaksin anti tetanus.

Untuk mencegah terkena penyakit tetanus, petugas tersebut kami berikan suntikan imunisasi tetanus toksoid.

Lurah Marunda, Hilda Damayanti mengatakan pemberikan suntikan vaksin anti tetanus pada petugas karena lingkup kerjanya rentan kuman dan bakteri. Terutama saat melakukan kegiatan bersih-bersih di saluran, sampah dan lain sebagainya.

“Lingkup kerja petugas banyak bakteri. Untuk itu agar demi mencegah terkena penyakit tetanus, petugas tersebut kami berikan suntikan imunisasi tetanus toksoid,” ujar Hilda, Selasa (1/3).

Razia Toko Obat, Petugas Temukan Jarum Suntik Bekas Pakai

Kepala Puskesmas Kelurahan Marunda, Pangondian L Tobing menuturkan,  pemberian vaksin agar petugas memiliki kekebalan tubuh dari berbagai macam penyakit.

Ia menjelaskan, tetanus merupakan penyakit yang disebabkan bakteri clostridium yang biasanya berada di tanah, debu, barang berkarat, kotoran hewan dan lainnya.

“Untuk itu saat ini agar kebal dari tetatus kami suntik imunisasi tetanus toksoid pada para pekerja tersebut agar terbebas dari penyakit,” tandas Pangondian.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2057 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1033 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye928 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye810 personNurito