You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Ambruk 3 Tahun, SDN Malakasari 14 Ditelantarkan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Bangunan SDN Malaka Sari 14 Pagi Terlantar

Sudah tiga tahun ambruk, gedung SDN Malaka Sari 14 Pagi, Duren Sawit, Jakarta Timur terlantar. Dua ruang kelas sudah rata dengan tanah tidak juga diperbaiki.

Setiap hujan deras, ruang kelas banyak yang bocor. Semua siswa dan guru was-was karena khawatir ambruk. Apalagi kalau anginnya kencang sekali

Pantauan Beritajakarta.com di lapangan, Rabu (2/3), dari enam ruang kelas yang ada, dua di antaranya tidak beratap. Empat kelas lainnya, bagian plafonnya bergelombang. Kendati demikian, sekolah ini masih dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar siswa.

Pintu ruang kelas satu juga sudah lepas. Kemudian rumah dinas guru yang letaknya di belakang sekolah, juga nyaris ambruk.

Enam Tahun Belajar di Sekolah Rawan Ambruk di DKI

Kepala SDN Malaka Sari 14 Pagi, Lilis Lisnawati mengatakan, dua ruang kelas yang ambruk ini adalah kelas empat dan lima, sejak tiga tahun lalu.

"Setiap hujan deras, ruang kelas banyak yang bocor. Semua siswa dan guru was-was karena khawatir ambruk. Apalagi kalau anginnya kencang sekali," ujar Lilis, Rabu (2/3).

Menurutnya, karena kondisi ruang kelas minim, siswa kelas satu dan dua terpaksa masuk siang hari. Ia berharap sekolahnya segera direhab total. Jika tidak maka siswa dan guru selalu khawatir saat proses belajar mengajar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye1945 personDessy Suciati
  2. Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

    access_time07-06-2026 remove_red_eye1513 personDessy Suciati
  3. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1397 personTiyo Surya Sakti
  4. Pekan Raya Jakarta 2026 Bidik Enam Juta Pengunjung

    access_time04-06-2026 remove_red_eye780 personFolmer
  5. Lomba Pilah Sampah Sektor Horeka, Pemprov DKI Siapkan Insentif Pajak

    access_time07-06-2026 remove_red_eye779 personDessy Suciati