You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kopaska Cek Saluran di Seputaran istana
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

12 Anggota Kopaska Cek Saluran di Sekitar Istana

Sebanyak 12 anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska) dari Koarmabar TNI Angkatan Laut mengecek saluran di Jalan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat yang berada disekitar Istana Presiden, Kamis (3/2).

Kami hanya mengecek kedalaman lumpur di saluran mulai dari Abdul Muis sampai depan Istana

Pantaun Beritajakarta.com, sejumlah anggota Kopaska dengan mengunakan pakaian selam mulai masuk kedalam saluran di Jalan Abdul Muis hingga di depan Istana.

Komandan Detasemen IV Satuan Kopaska Koarmabar, Kapten Laut Edy Tirtayasa mengatakan, ini merupakan perintah langsung Panglima Koarmabar, Laksamana Muda A Taufik Rahman untuk mengecek saluran di seputaran Istana Presiden.

Marinir Dikerahkan Cek Saluran Jl Medan Merdeka Utara

"Kami hanya mengecek kedalaman lumpur di saluran mulai dari Abdul Muis sampai depan Istana," kata Edy, Kamis (3/3).

Ia menyampaikan, untuk mengecek saluran ini pihaknya mengerahkan 12 personel saluran untuk memastikan apakah saluran berfungsi dengan baik."Sampai saat ini sedimen lumpur di dalam saluran cukup tinggi dan tebal," tandasnya.

Saat ini anggota Kopaska kembali masuk dalam gorong-gorong untuk kembali mengecek kembali. Dua unit mobil dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan juga disiagakan dilokasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6148 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1273 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati