You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PLN Belum Pastikan Pemilik Kulit Kabel Dalam Saluran
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

PLN Belum Pastikan Pemilik Kulit Kabel dalam Saluran

Belum bisa dipastikan itu kabel PLN. Hasil sampel yang kamu dapat dari sana, kupasan kabel itu adalah armor atau pelindung kabel

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) telah mengambil sampel bungkus kabel yang ditemukan di dalam saluran air. Bungkus tersebut bernama armor atau pelindung kabel yang memiliki nilai jual. Namun, hingga saat ini belum bisa dipastikan kabel tersebut merupakan milik PLN.

Humas PLN Disjaya, Mambang Hertadi mengatakan, pihaknya juga sudah menyerahkan penyelidikan penemuan bungkus kabel tersebut kepada kepolisian. Akan tetapi, pihaknya juga mengambil sampel kabel untuk menganalisa jenis kabel.

Koneksi Saluran di Jl Medan Merdeka Utara Ditelusuri

"Belum bisa dipastikan itu kabel PLN. Hasil sampel yang kami dapat dari sana, kupasan kabel itu adalah armor atau pelindung kabel," kata Mambang, Kamis (3/3).

Dia merinci, lapisan kabel yang ada, yakni mulai dari inti kabel, lapisan karet plastik, karet, armor, dan karet luar. Armor berguna untuk melindungi kabel terjaga dari benda tajam dan keras.

"Armor ini ada nilainya, bisa dijual. Sekarang begitu banyak, ada berapa duit tuh. Harganya saya kurang paham, kalau sampai belasan truk itu banyak loh duitnya, masa dibuang-buang," ucapnya.

Dia mengatakan, dari sampel yang dibawa armor yang ditemukan berdiameter 3-5 sentimeter (cm) dengan panjang potongan 150 cm hingga 180 cm. Sementara PLN menggunakan armor dengan diameter mencapai 10 cm ke atas.

"PLN tidak menggunakan kabel diameter 3-5 cm. PLN menggunakan kabel diamater 10 cm ke atas. Dan panjang kupasan yang biasa PLN lakukan, itu 45-75 cm. Kabel penampang yang dipakai 240 mm. Jadi armornya diatas 10 cm," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6830 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6295 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1430 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1402 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1292 personAldi Geri Lumban Tobing