You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rawan Tumbang, Pohon Ketapang di Jl Alam Segar Ditoping
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Pohon Rawan Tumbang di Jl Alam Segar Dipangkas

Puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, memangkas dua pohon ketapang yang rawan tumbang dan menutupi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Alam Segar 4 RT 09/16.

Warga memohon dilakukan penopingan melalui Ketua RT 09/16 terkait pohon yang rawan tumbang dan menghalangi PJU

Lurah Pondok Pinang, Hendi Nopriyadi mengatakan, pemangkasan dilakukan menindaklanjuti laporan warga.

"Warga memohon dilakukan pemangkasan melalui Ketua RT 09/16 terkait pohon yang rawan tumbang dan menghalangi PJU. Kita kerahkan dua regu PPSU," kata Hendi, Senin (7/3).

205 Pohon Ditoping Petugas

Dikatakan Hendi, curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang terjadi akhir-akhir ini membuat beberapa pohon rawan tumbang di sejumlah lokasi. Oleh sebab itu, Ia meminta warganya untuk segera melaporkan keberadaan pohon rawan tumbang agar segera ditindaklanjuti.

Dalam pemangkasan itu, ditemukan tiga PJU dalam keadaan padam. Atas temuan itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Sudin Perindustrian dan Energi (PE) Jakarta Selatan.

"Kita sudah koordinasi dengan Sudin PE, dalam waktu dekat akan diperbaiki," tandas Hendi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye26485 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11415 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6841 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3744 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1786 personFolmer