You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
10 Bangunan Liar di Atas Saluran Phb Dibongkar
photo Nurito - Beritajakarta.id

10 Bangunan Liar di Duren Sawit Dibongkar

Sebanyak 10 bangunan liar semi permanen di atas saluran penghubung (PHB) Jalan Wijaya Kusuma, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur dibongkar, Senin (7/3). Pembongkaran dilakukan karena bangunan tersebut melanggar ketertiban umum dan mengganggu perawatan saluran air.

Seluruh bangunan kita bongkar dan puing dibuang ke gudang Cakung

Kepala Satpol PP Kecamatan Duren Sawit, Andik Sukaryanto mengatakan, sebelum dibongkar para pemilik bangunan sudah diberikan surat peringatan pertama hingga ketiga agar bangunan dibongkar. Namun, pemiliknya tetap tidak melaksanakan, sehingga pembongkaran terpaksa dilakukan dengan melibatkan sekitar 60 petugas gabungan.

Pembongkaran menggunakan peralatan sederhana. Seperti martil besar, linggis, garpu, tambang dan sebagainya. Seluruh bangunan yang dibangun lebih dari lima tahun ini digunakan tempat usaha.

36 Bangunan Liar di Jl Brigjen Katamso Ditertibkan

"Seluruh bangunan kita bongkar dan puing dibuang ke gudang Cakung. Tidak ada ganti rugi maupun relokasi bagi pemilik bangunan," ujar Andik, Senin (7/3).

Penertiban ini melibatkan petugas gabungan dari unsur Satpol PP kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota. Nantinya lahan akan dikembalikan fungsinya sebagai jalur hijau dan saluran air.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2023 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye989 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye890 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye867 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye773 personFakhrizal Fakhri