You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Peta Aliran Air Di Kawasan Medan Merdeka
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Saluran Medan Merdeka Berujung di Kali Cideng dan Ciliwung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendesain sistem aliran air di kawasan Medan Merdeka dengan membangun sejumlah saluran pembuangan. Saluran pembuangan air tersebut dibangun untuk mengalirkan air dari kawasan tersebut menuju Kali Cideng dan Kali Ciliwung.

Sedangkan aliran air dari Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Utara masuk ke Kali Cideng bertemu di pertigaan Jalan Abdul Muis

Kepala Dinas Tata Air, Teguh Hendrawan mengatakan, di kawasan Patung Kuda yang merupakan pertemuan antara Jalan Medan Merdeka Selatan dan MH Thamrin, aliran air didesain masuk ke saluran penghubung (PHB) Budi Kemuliaan dan berakhir ke Kali Cideng.

"Sedangkan aliran air dari Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Utara masuk ke Kali Cideng bertemu di pertigaan Jalan Abdul Muis," katanya, Selasa (8/3).

Koneksi Saluran di Jl Medan Merdeka Utara Ditelusuri

Teguh melanjutkan, untuk kawasan Jalan Merdeka Timur, air dialirkan ke Kali Ciliwung Bawah dari saluran PHB Batu dan arah Jalan Perwira, di samping Masjid Istiqlal.

"Sedangkan saluran air di sekitarnya seperti saluran air di Jalan Kebon Sirih Raya langsung masuk ke Kali Cideng dan di sisi utara Jalan Veteran masuk ke Kali Ciliwung Gajah Mada," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2043 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1014 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye910 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye906 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye790 personFakhrizal Fakhri