You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ciliwung Meluap, Pemukiman Warga di Cawang Kembali Tergenang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Permukiman Warga di Cawang Kembali Tergenang

Banjir kiriman kembali melanda permukiman di RW 02, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (11/3). Ketinggian genangan di permukiman hingga mencapai 70 sentimeter.

Tidak ada yang mengungsi, hanya saja warga harus menggunakan perahu karet dan perahu styrofoam untuk beraktifitas di luar rumah

Ketua RW 02 Cawang, Juanda mengatakan, banjir mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 04.30. Secara perlahan air dari Kali Ciliwung terus meluap hingga ketinggian genangan mencapai 40-70 sentimeter.

"Tidak ada yang mengungsi, hanya saja warga harus menggunakan perahu karet dan perahu styrofoam untuk beraktifitas di luar rumah. Karena akses jalan tergenang," ujar Juanda.

Inrit Jl Pembangunan II Dibongkar

Menurutnya, ada satu perahu karet milik Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur yang dimanfaatkan warga untuk mobilitas. Selain itu ada 10-12 perahu styrofoam buatan warga. Seluruhnya dimanfaatkan warga. Kendati demikian, banyak pula warga yang menggendong anak-anaknya untuk berangkat sekolah.

Banjir juga menggenangi di RT 10-12 dan di RT 06, 07 RW 01 Cawang. Hingga pukul 08.00 ketinggian air masih di kisaran 70 sentimeter dan belum ada tanda-tanda surut.

"Tapi sudah di diberitahukan sejak malam. Sehingga warga sudah bersiap," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati