You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kericuhan Kampung Melayu Picu Kemacetan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kericuhan Kampung Melayu Picu Kemacetan

Kericuhan sopir bajaj dan pengemudi ojek online di kawasan Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, berimbas terhadap lalu lintas di Jl Jatinegara Timur. Bahkan, kemacetan di jalan tersebut sempat mengular hingga satu kilometer.

Tolong semua bubar, sudah tidak ada apa-apa. Jangan berkerumun di jalan karena lalu lintas jadi macet

Pantauan Beritajakarta.com, kemacetan terjadi akibat banyaknya massa yang berkerumun persis di tikungan Jl Basuki Rahmat, Balimester, Jatinegara. Walau kericuhan sudah usai, massa yang terdiri dari sopir bajaj, pengemudi ojek, sopir angkot dan warga berbaur berkerumun hingga ke badan jalan.

Akibatnya, kendaraan dari arah Jl Jatinegara Timur menuju Jl Basuki Rahmat, terhambat. Alhasil, hambatan tersebut berimbas kemacetan di Jl Jatinegara Timur.

Sopir Bajaj dan Ojek Online Bentrok di Kampung Melayu

Sekitar enam anggota Polantas Jatinegara pun mencoba membubarkan kerumunan massa. Sebagian lainnya mencoba mengurai kemacetan lalu lintas.

"Tolong semua bubar, sudah tidak ada apa-apa. Jangan berkerumun di jalan karena lalu lintas jadi macet," ujar Iptu Bangun Irianto, Perwira Unit (Panit) Satlantas Jatinegara, di lokasi, Senin (14/3).

Menurutnya, keributan dipicu oleh sejumlah oknum tukang bajaj yang mengeroyok tukang ojek. Namun kasus tersebut diserahkan ke Polsek Jatinegara. Sejauh ini pelaku pengeroyokan melarikan diri dengan meninggalkan bajaj bernopol B 2341 OE.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye986 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati