You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD Kota Semarang Kunjungi PSP Bhakti Kasih
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

DPRD Kota Semarang Kunjungi PSP Bhakti Kasih

Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Kota Semarang, mengunjungi ‎Panti Sosial Perlindungan (PSP) Bhakti Kasih, Kemayoran, Jakarta Pusat. Ini untuk mempelajari panti sebagai tempat perlindungan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), orang Terlantar, korban trafiking, dan korban masalah sosial lainnya.

Kami mencari informasi terkait perlindungan perempuan dan anak

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiyono mengatakan, pihaknya ingin melihat bagaimana upaya Pemprov DKI dalam menangani permasalahan perlindungan perempuan dan anak. Terlebih saat ini pihaknya sedang menyusun perda terkait hal tersebut‎

"Kami mencari informasi terkait perlindungan perempuan dan anak. Bagaimana upaya penyelesaian hal tersebut mengingat DKI Jakarta merupakan kota besar dan banyak permasalahan yang  kompleks," ujarnya, Senin (14/3).

DPRD Banten Pelajari Pengelolaan Website DKI

Menurutnya, dengan mengunjungi DKI Jakarta khususnya PSP Bhakti Kasih, pihaknya mendapat masukan untuk menyusun perda di Kota Semarang. Pihaknya berharap, permasalahan yang ada di Jakarta menjadi pelajaran bagi Kota Semarang.‎

‎Kepala Panti Sosial Perlindungan (PSP) Bhakti Kasih, Masyudi mengatakan, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta mulai memfungsikan PSP Perlindungan Bhakti Kasih pada tahun 2002. Tempat ini sebagai upaya dari Pemprov DKI dalam mengatasi permasalahan tersebut di atas.

"Panti ini menampung bagi wanita-wanita yang mengalami KDRT, korban traffiking, dan wanita korban-korban keterlantaran lainnnya. Kebanyakan dari mereka tidak mau kembali atau tidak bisa kembali ke keluarga," katanya.‎

Menurutnya, sebagai kota besar, angka KDRT dan trafikking memang cukup tinggi. Hal ini mengingat tuntutan hidup yang tinggi namun ‎upaya penyelesaiannya terkadang jalan di tempat.

"Maka dari itu kami menampung mereka di sini sampai siap kembali ke masyarakat. Minimal bisa hidup mandiri membiayai hidup sendiri," tandas Masyudi.‎

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PWNU DKI Percayakan Pemotongan Hewan Kurban di Dharma Jaya

    access_time28-05-2026 remove_red_eye1404 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1180 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1118 personAnita Karyati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye971 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye737 personAnita Karyati