You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Banyak Pengembang di Kebon Jeruk Belum Serahkan Fasos Fasum
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Banyak Pengembang di Kebon Jeruk Belum Penuhi Kewajiban

Aparatur Kecamatan Kebon Jeruk akan menginventarisir para pengembang yang belum menyerahkan kewajiban fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) di wilayahnya. Banyak pengembang yang belum memenuhi kewajibannya.

Usulan saya, di sini banyak pengembang yang belum menyerahkan fasos dan fasum

"Usulan saya, di sini banyak pengembang yang belum menyerahkan fasos dan fasum. Saya minta kepada para lurah untuk inventarisir aset pemerintah di wilayahnya masing-masing," kata M Asyik Noor, Camat Kebon Jeruk, Senin (14/3).

Menurut Asyik, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama telah meminta para aparatur untuk melakukan pendataan perihal aset milik Pemprov DKI agar tidak disalahgunakan atau diserobot untuk kepentingan orang lain. Untuk itu, perlu ada kordinasi antar sektor terkait dalam rangka pengamanan aset.

6.000 Pengembang Belum Serahkan Fasos Fasum

"Harus disamakan visinya terlebih dahulu bagaimana dengan data atau aset pemerintah saat ini. Kalau mau tahu ada di bagian Tata Kota," tuturnya.

Asyik mencontohkan pengamanan aset milik Pemprov DKI Jakarta salah satunya lahan yang dimanfaatkan sebagai tempat pedagang kaki lima.

"Kami pun menertibkan dan mengembalikan fungsinya sebagai taman. Semua lini terkait harus sama-sama bekerja bagaimana mengamankan aset tersebut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2080 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1055 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye966 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye949 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye935 personNurito